Dalam Al-Jawabul Kafi, Ibnul Qayyim Al-Jauziyah mengatakan:
“Ada seorang hamba datang pada hari Kiamat dengan membawa kebaikan sepenuh gunung. Namun ternyata, dia mendapati bahwa lisannya telah menghancurkan semua kebaikan itu.”
Mengapa demikian? Salah satunya adalah karena dia tidak berpikir terlebih dahulu sebelum berbicara (asal bunyi).
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun mengingatkan adalam sabdanya
“Sesungguhnya seorang hamba mengucapkan kalimat tanpa dipikirkan terlebih dahulu, dan karenanya dia terlempar ke neraka sejauh antara jarak ke timur.”
(HR. Bukhari no. 6477 dan Muslim no. 2988)
